|
Page 1 of 3
Controller

Controller di dalam sistem PLTS dapat dikatakan sebagai "otak" karena fungsinya yang adalah sebagai pengatur arus listrik baik terhadap arus yang masuk maupun arus yang keluar / digunakan. Adapun fungsi - fungsi controller ini adalah sebagai berikut :
- Saat voltase di baterai telah dalam keadaan penuh, maka controller berfungsi menghentikan arus listrik yang masuk ke dalam baterai dengan maksud untuk menjaga ketahanan baterai agar jauh lebih tahan lama. Di dalam kondisi ini, listrik yang tersupply dari panel surya akan langsung terdistribusi ke beban / peralatan listrik dalam jumlah tertentu sesuai dengan konsumsi daya peralatan listrik.
- Saat voltase di baterai dalam keadaan hampir kosong, maka controller berfungsi menghentikan pengambilan arus listrik dari baterai oleh beban / peralatan listrik. Dalam kadar voltase tertentu ( umumnya sekitar 10% sisa voltase di baterai ) , maka pemutusan dilakukan oleh controller. Adapun hal ini agar baterai lebih tahan lama dan mencegah kerusakan pada sel - sel baterai. Pada kebanyakan model controller, indikator lampu akan menyala dengan warna tertentu ( umumnya berwarna merah atau kuning ) yang menunjukkan bahwa voltase di baterai sudah hampir habis dan perlu untuk proses charging. Dalam kondisi ini, meskipun sisa voltase di baterai masih ada, namun karena pengambilan arus listrik dari baterai telah diputus oleh controller, maka peralatan listrik / beban tidak dapat beroperasi.
- Pada controller tipe - tipe tertentu yang fungsi indikatornya cukup komplit ( seperti merek Morningstar ), berbagai macam kejadian yang terjadi pada sistem PLTS dapat terdeteksi dengan baik. Selain terdapat susunan lampu - lampu yang masing - masing lampu berbeda warna dengan frekuensi kedipan lampu yang berbeda juga untuk tiap kejadian, controller tipe ini juga dapat terhubung dengan perangkat komputer untuk keperluan kemudahan kontrol, pengecekan dan perbaikan khususnya dalam jarak jauh.
Kembali kepada kejadian, yakni bahwa kejadian - kejadian yang terjadi pada sistem PLTS bisa berbagai macam antara lain konsleting, baterai penuh, baterai lemah, baterai normal, over-voltage, dan lain - lain, yang adapun semua kejadian ini dapat terdeteksi oleh controller. Karena perannya yang cukup penting, controller sangat dianjurkan untuk dipasang meskipun tidak mutlak.
|